You'll read my idealism, my fashion line , my make up, my thoughts and my personal life. be insprire! :)
Rabu, 27 November 2013
Senin, 21 Oktober 2013
Kamis, 03 Oktober 2013
Be wiser
Terkadang, aku hanya ingin menjadi lebih bijaksana. Tidak mudah emosi. Lebih sabar. Dan mungkin cepat melupakan hal buruk yang terjadi atau yang dilakukan orang lain kepadaku. I just want to delete all hurt feeling.
Jumat, 20 September 2013
Beberapa hari ini yang paling sering aku bicarakan dengan suamiku adalah tentang bisnisku. Yah, alhamdulillah suamiku adalah pendengar yang baik. Dia tidak pernah bosan mendengarkan setiap ide sampai keluhanku. Dari yang besar sampai yang paling kecil. Dari general sampai detail. Being listened is more than enough for me. Thats a huge apreciation from my husband. And I really apreciate that :)
Eniwei, salah satu hal yang aku sangat inginkan adalah membangun sebuah butik sendiri. Jadi, tidak.hanya online. Mungkin untuk sekarang aku hanya fokus pada onlineshop. Tapi, setelah aku dan suamiku ditempatkan kembali di Surabaya, aku sudah membayangkan membangun butikku sendiri. Bahkan aku sudah menggambarkan dengan jelas design butik dikepalaku. Hahahaaa.. I want my friend, who is a designer of interior, will make it come true when the time is come.
Untuk sekarang, aku sedang memikirkan untuk membuat website. Is that necessary? Or a blog is enough? Hmmm...
The point is, this business is my desire and my dreams. Insyaallah, dengan restu dari suamiku, aku akan membesarkan bisnis ini. Mungkin aksesoris adalah hal yang kecil. Tapi, kita fokus pada "pengkali" nya yaaaa. Hohohooooo.. :D
Creat.. Creat.. Creat..!!!
2 Kabar Buruk yang Menghancurkan Hatiku
Dalam 1 bulan ini ada 2 kabar buruk yang meluluh lantakkan hatiku. Menangis, tentu saja. Selain berdoa dan memohon sama Allah, menangis adalah caraku menghadapi kabar buruk ini.
Setelah selesai menangis, entah kenapa aku tidak sehancur yang aku bayangkan. Ternyata aku tidak semenggila seperti yang aku bayangkan. Malah sudah tidak ada lagi air mata. Bukan karena kedua kabar buruk itu berubah menjadi baik, tapi mungkin karena mentalku sudah tidak selemah dulu. Kabar ini menamparku dan menghempaskanku ke kekecewaan dan kesedihan mendalam, tapi ternyata untungnya tidak mematikan otakku untuk berpikir rasional. Untuk menemukan solusi dan langkah-langkah yang harus aku lakukan setelah menangis.
Sebenarnya aku cukup kaget dengan begitu cepatnya aku "berkabung" dan segera memikirkan solusi . Mungkin, 1 tahun di tempa di tengah hutan dengan berbagai drama di dalamnya ini yang membuatku kuat. Membuatku lebih berpikir taktis dan tidak lama2 berpeluk pada kesedihan yang mendalam.
Yes, my heart broke. Really broke. But life must go on, right? Dunia tidak akan berhenti untuk menungguku bangkit dari ketidakberdayaanku akan kedua kabar itu. Dua kabar buruk ini bersifat rahasia dan personal, sampai sekarang belum 1 pun teman atau sahabat yang taw. Hanya suamiku dan keluarga inti saja yang tahu. Sekali lagi, aku begitu percaya sama Allah. Dan aku percaya, ini rencana Allah. Dan Allah akan memberikanku ending yang membahagiakan selama aku tidak berhenti berusaha. Syeeemangaaaatt :*
Rabu, 18 September 2013
Latest news from me
Kabar terbaru dalam hidupku adalah :
1. Aku memutuskan untuk fokus mengembangkan bisnis online ku. Dan tawaran untuk bekerja di salah satu bank swasta aku tolak. Karena, saat aku sedang sendiri dan merenungi sebuah pertanyaan yang sering ditanyakan dalam wawancara "kenapa kamu ingin bekerja disini?", well, Aku bingung harus menjawabnya bagaimana. Dan lebih bingung lagi saat dilanjutkan dengan pertanyaan "bagaimana kamu melihat dirimu 5th dari sekarang?". Aku yakin, jawaban yg mereka inginkan harusnya berkenaan dengan kesuksesan kita dalam karier di perusahaan mereka. Tapiiii, yang aku lihat 5th kedepan, aku sudah menjadi pebisnis sukses. Memiliki beberapa butik di kota-kota besar di Indonesia. 5th kedepan, karyaku dan aku sudah bisa diperhitungkan dalam dunia bisnis. 5th kedepan aku sudah punya banyak karyawan. 5th kedepan, penghasilanku 100jt per bulan. 5th ke depan, aku adalah seorang istri dan ibu yg selalu bisa mendampingi suami dan anaknya plus memiliki bisnis skala nasional -internasional. At least, bisa happening di seluruh Indonesia dan asia tenggara. Hohohoooo..
Yah.. Itulah yg aku lihat. Dan itu berarti tidak ada kaitannya sama sekali dengan perusahaan tersebut. And well, then I choose to be stronger. Lebih kuat untuk percaya bahwa aku bisa mewujudkan cita-citaku. Mulai sekarang. No distraction anymore. Insyaallah.
2. Sudah cukup lama aku punya usaha aksesoris online, tapi keputusan untuk fokus dibidang ini, well, masih 2 bulan. And this is though. Membangung semuanya dari bawah. Built my own brand and my product. Oh God, thats not that easy. Halang rintangnya menggila sodara-sodara. 24 jam, ku isi dengan produksi, creating, promote, dan mikirin gimana caranya branding plus ningkatin penjualan.
3. Sekarang aku sudah punya 1 asisten untuk bantu aku produksi. Alhamdulillah sangat membantu. Dan sekarang masih aku training. Semoga aja semuaa lancar.
4. Masih menunggu Allah mengkaruniakan ku seorang anak. Memberiku rahim yang subur sehingga aku dapat segera hamil dan melahirkan seorang anak. Anak yg sehat dan cerdas lahir batin. Anak yg sholeh. Aaaammmiinnn. :)
Hmmmmm... Oya, 5. Sekarang aku dan iwa sudah pasang TV! Hehehe.. Pasang TV di Sanggau ini rada ribet masalahnya. Karena, selain beli TV, kita juga harus beli parabola nya. Plus langganan nya juga. Jd harga TV + 2jt. -.-a I missed Surabaya.
6. Tgl 16 september kemaren adalah anniversary ku yg pertama sama Iwa. Ulang tahun pernikahan yang pertama! Yeeeaay!! Honestly, I really really really forget about that day. Fortunately, my lovely husband REMEMBER! pagi2 dia lgsg tidur disampingku, menciumku, dan bilang selamat hari jadi. Dan saat itulah aku baru sadar kalo hari itu hari jadi kita.. Loving you buni :*
Rabu, 21 Agustus 2013
What should I say about hijab nowaday?
Well, in this couple months I addicted to instagram! Beside I'm selling my product, I have a pleasure time in instagram too. So many beautiful photos, which I love that so bad. And a lot of photos inspiring me. Including bout the fashion of hijab nowaday.
The Fashion Hijab nowaday make me so proud and confuse. Proud because I can see a bunch of beautiful ladies wearing hijab! All over the world! Hey, I'm not alone!! Moreover, alot of them is a professional. Yes, professional in their field. Again, SO PROUD! And another reason why I feel so proud is, they still can be so stylist and beautiful even wearing a hijab. And these ladies covering their chess too! Proud!
But, in the other hand, I see a lot of women in hijab is like not wearing a hijab. This is confusing. I like their fashion style. They are pretty, cute, unique and inspiring, but unfortunately in the same time, it feels wrong.
Hmmmm.. I'm not God who can judges someone.. And this blog is not about judging someone or something. I just want to share.what I feel and what I confused about.
There are some people said "that's not hijab!" hmmmmm.. Maybe I have to find something vital, like an obey in Al-Quran or Hadist to figure it out.
About what's the meaning of wearing a hijab. Because, one thing that I really sure and believe, that when women wearing a hijab, ia.not just about covering their hair, but also covering their whole body.
Okeeee.. When I got the right knowledge about hijab, I'll posting it in my next blog..
Good nite.
Be wise, be true, be women in hijab.
Love,
Mrs.Devi Yanuari
Jumat, 16 Agustus 2013
My Last day in Surabaya
This is my last day in Surabaya. It's already 2 weeks I'm here. Tomorrow morning, at 6 o'clock will be my flight. Going back to Sanggau. Oh my dear Lord, it feels a little hard to leave my hometown. To leave my parents, close friends, and everything here. To leave every place and food in here. I'll be missed this air so bad!
In this 2 weeks, so many things happened. Good and bad. Happy and sad. Fortunately, Most of all are goodness and happiness.
I've already met my bestfriends. Even not all of my lovely friend, because of the tight time I've here. I've already met my husband's family, which is HUGE! And I've already going to some places and taste some food in our favourite restourant, both of me and my husband satisfied, alhamdulillah.
Aaaaaannd, I've already buy some material for my accessories business. Nice!!
Even there is a little sadness because I have ti leave my hometown, in the same time, I feel excited too. Excited of my online business, which I established in Sanggau. So much material that I want to create. And, I want to redecor my work room plus my workshop. Yeeeaaaayyy!!!
Bismillah..
Today, my last day in Surabaya, I'll feels the air, the people I love, the place, the food and everything. Then I'll keep it to my heart. So, when I'm come back to Sanggau, I'll never feel alone.. Fighting!!!
Love,
Mrs.Devi Yanuari
Sabtu, 10 Agustus 2013
Bersyukur akan Waktu dan Kesehatan
Kesehatan adalah hal paling luar biasa yang sudah diberikan Allah kepada umatnya. Manusia "hanya" tinggal menghargainya dengan merawatnya. Mengapresiasi tiap nafas yang masih berhembus. Mensyukuri setiap detik yang dilalui dengan kondisi tubuh yang prima. Walaupun, sering sekali manusia lupa akan betapa berharganya kesehatan yang dia miliki. Lupa bahwa dalam kondisi sehatlah kita bisa berkarya, beraktivitas dan meraih cita-cita.
Kenapa aku bilang "Lupa"?
Yah, karena masih banyak dari kita (including me) yang mengeluhkan apa yang tidak kita punya tapi dipunya oleh orang lain, alih-alih berusaha dengan keringat sendiri untuk mewujudkannya.
Dan juga karena kita masih sering memperlakukan tubuh kita seenaknya, makan makanan yang tidak sehat, pola hidup yang tidak sehat, dengan dalih "kita hanya hidup sekali, enjoy!"
Bukankah kalau kita sadar bahwa hidup hanya sekali kita harusnya life it well?! Mengisi kehidupan dengan hal-hal yang positif, bermanfaat dan bisa membahagiakan diri sendiri dan org lain? Tentunya di jalan Allah.
Hmmmmm.. Malam ini aku merenungkan tentang kekayaan terbesar yang diberi Allah tapi sering kita "lupa" bahwa itu adalah kekayaan, yaitu kesehatan.
Kenapa? Karena aku baru saja berbincang dengan seorang kerabat yang baru saja di vonis kanker payudara stadium 3. Dan hidupnya mungkin tidak akan lama lagi. Dia harus menjalani beberapa kali kemoterapi yang sangat menyakitkan dan kehilangan sebagian besar rambutnya. Aku hanya menatapnya dan mendengarkan semua ceritanya sampai selesai. I just couldn't say a thing. I just listened.
Hebatnya, dia begitu kuat dan semakin dekat dengan Allah. Tidak setitik air matapun yang tumpah. Dia juga mengakui bahwa pola hidup dan pola makannnya yang tidak baiklah penyebabnya. Junk food. Masyaallah :(
Dia bilang, sekarang dia sudah siap dipanggil kapanpun oleh Allah. Ada waktu dimana dia sudah tidak bisa menahan sakitnya sampai rasanya lebih baik cepat di panggil Allah.
Dia mengkhatamkan Al Quran. Sholat 5 waktu. Sholah sunnah. Meminta maaf kepada semua kerabat. Memberitahukan kepada semua kerabat bahwa dia menyayangi mereka semua.... Dan suaranya semakin bergetar. Tapi, tetap tidak ada setitik air matapun di pipi nya.
Banyak yang aku renungkan setelah aku pulang dari kediamannya.
Salah satunya, tentang betapa berharganya waktu dan kesehatan yang kita miliki sekarang.
Sudahkah aku mengisi waktu dan memanfaatkan energi ku untuk hal-hal yang positif di jalan Allah?
Seperti Sholat 5 Waktu yang tepat waktu. Sunnah dan baca Quran. Shodaqoh. Meminta maaf dan memaafkan. Memeluk dan mengatakan rasa sayangku kepada mereka yang aku sayang. Mengejar dan mewujudkan mimpi-mimpiku. Menjadi berguna. Menjadi bangga kepada diriku sendiri. Dan masiiih banyak lagiiii.. Sudahkah??
Oh ya Allah, jika hamba belum sempat bersyukur atas waktu dan kesehatan yang sudah Kau berikan secara cuma-cuma ini, hamba mohon maaf yaaaa. :(
Jadi ukhti, saudara-saudara ku, Insyaallah mulai dari sekarang yuukk kita mengisi waktu dan menggunakan energi kita untuk hal-hal yang positif. Merenungi setiap waktu yang sudah kita lalui. Pastikan kedepannya kita selalu di jalan Allah. Sehingga tidak ada penyesalan di ujung hari kita. Saling mengingatkan dan saling mendukung dalam kebaikan. Insyaallah khair :)
Love,
Mrs.Devi Yanuari
Senin, 03 Juni 2013
Mulut Tanpa Saringan
Well, mungkin jaman sekarang ini jamannya mulut manusia tanpa saringan. Yah artinya, kalau ngomong sudah tidak lagi dipilih pilah, yang penting hati ini puas. Biarkan orang lain mengerti kita. Masalah kita mengerti orang lain atau enggak, itu urusan kesekian.. Waddduuuuhh..
Semua orang tidak ingin tersakiti dan tidak ingin ada dalam posisi yang dirugikan. Yes, kita setuju dengan ini. Tapi, seringkali, akhirnya malah "mengorbankan" orang lain. Lebih baik orang lain yg sakit hati dan dirugikan daripada kita. Some people say ini manusiawi. Tapi kok ya aku bilang ini bukan makna dari manusiawi ya.. Kurang tepat. Sesuatu yang kurang baik tapi dianggap wajar.
Kenapa harus menyakiti hati orang lain supaya kita tidak tersakiti? Mengapa tidak, menyenangkan hati orang lain supaya kita juga senang. Beda kan? Bedaaaaaa...
Mulut ini lebiiiih tajam dari sebilah pedang. Luka fisik bisa di obati, tapi luka dihati karena kata-kata, akan selalu membekas. Yang tersakiti jg tidak hanya objeknya, tapi bisa orang-orang disekitar yang mencintainya lhoooo..
Juga perlu diingat, setiap kata yang sudah terlanjur keluar dari mulut, tidak akan bisa di tarik kembali. Apalagi kalau sudah terlanjur masuk ke telinga orang lain. Kita harus siap bertanggungjawab atas setiap kata yang terucap..
So, its better to find the best way to treat another people and insyaallah another people will treat us well. If not? At least, kita tidak berada di posisi yang menyakiti atau merugikan orang lain :)
Dan.... Mulut dengan saringan itu masih perluuuu sodara sodaraa...
With love,
Mrs.devi yanuari
Jumat, 17 Mei 2013
Curhat
Pernah g kamu menceritakan apa yang sedang terjadi pada hidupmu dan apa yang kamu rasakan tentang hal itu, tapi orang yang kamu percayai untuk mendengarkan kisahmu itu malah menghakimi dan mengecilkan masalahmu??
Aku pernah mengalaminya, dan rasanya campur aduk. Kecewa, marah, malu, merasa salah pilih teman curhat dan sedih.
Kecewa karena saat kita ingin mencurahkan isi hati kita tentang masalah yang sedang kita hadapi, ternyata si "pendengar" hanya "mendengar" tidak berusaha memahami.
Marah karena pendengar seolah "mengecilkan" masalah yang sedang kita hadapi. Walaupun mungkin si pendengar tidak bermaksud demikian, namun komentar dan tanggapan yang diberikan membuatnya demikian.
Merasa salah pilih teman curhat terjadi saat sudah terlanjur secara gamblang mencurahkan semua isi hati. Semacam timbul sebuah penyesalan "harusnya bukan dia yang aku hubungi".
Sedih... Karena, saat kita sedang dalam sebuah masalah dan butuh seseorang untuk di ajak bicara kita sudah begitu yakin bahwa teman yang sudah kita pilih sebagai pendengar adalah orang yang tepat dan terpercaya. Namun, saat ternyata kenyataan terjadi sebaliknya, tidak ada empati, ya jadinya sedih.
Yah.. Saat kita bisa blak2an tentang masalah kita dengan seseorang, itu karena kita sudah merasa yakin bahwa orang ini adalah orang yang tepat untuk dipercaya.
Dan saat kita butuh teman untuk berkeluh kesah, seringkali bukan untuk digurui, tapi hanya sebuah kepuasaan di dengarkan. Seolah rasa kesal dan sedih dalam dada itu hilang seiring dengan keluarnya setiap kata curhat kepada orang terpercaya..
Tapi.. Aku rasa ada satu hal yang aku mulai pahami dengan sebuah kalimat "Jangan pernah berharap pada manusia karena yang kamu dapat adalah kekecewaan, BERHARAPLAH HANYA PADA ALLAH"
Yaaaahh.. Mungkin memang kalimat itu benar.. Dan mungkin, aku akan mulai membiasakan untuk curhat masalah pribadi hanya sama Allah. Karena, kalo sama manusia, yang di dapat kalau tidak sesuai ekspektasi ya itu, kekecewaan.
Dan.. Kalo emang bener2 pengen cerita sama manusia, pastikan 2-3 kali, atau bahkan ratusan kali sebelum curhat yaaa..
Kalo salah pilih orang untuk curhat, bukannya jadi enteng rasa hati ini, malah jadi tambah sedih.. Haiiisshh..
With love,
Mrs.Devi Yanuari
Sabtu, 27 April 2013
Allah lagi, Allah terus
Selasa, 23 April 2013
Komunitas Muslimah Sanggau - Empowering Community in Sanggau,West Borneo
![]() |
| New Friends insyaallah Faedah for Us and for Society :) |
![]() |
| Komunitas Muslimah Sanggau - First Event |
Kamis, 11 April 2013
Build My Life Here!!!
Selasa, 09 April 2013
Never Compare Your Life
Minggu, 07 April 2013
Another thought about Sanggau
*Aku sempat beberapa kali perhatikan, kualitas pelayanan disini adalah nomer kesekian. Malah tidak jarang melayani tapi dengan muka seperti "gak butuh". Apa mungkin karena persaingannya juga belum seketat di Jawa ya? #wondering
In the other side, masih ada kok tempat-tempat disini yang pelayanannya bagus :) . Walaupun itu hanya warung kecil. These people really know how important their custmore are.
Saat aku pertama datang ke restoran yang sudah dibangun apik di pinggir sungai ini, I have a high expectation. Tapi, setelah aku memilih-milih tempat untuk duduk (lesehan), ekspektasiku langsung terjun bebas. Hampir semua tempat kotor dan tidak terawat. Bahkan ada beberapa tempat yang belum di bereskan, jadi masih banyak piring dan gelas kotor di atasnya. Hiks T-T
Sebagai contoh bentuk pelayanan adalah keep smiling eventhough your day feel so hard. Kalau kita perhatian, sudah begitu banyak perusahaan (terutama swasta) yang mengimplementasikannya. Misal, Pizza Hut selalu memuji setiap pilihan menu yang dipilih oleh customernya dengan kata-kata "Pilihan yang Tepat", lengkap dengan senyum lebar dan jempol yang teracung. Bentuk pelayanan seperti ini pasti sudah ada SOP nya. Kalau kita masuk ke alfamart ataupun indomart, seua karyawan disana berteriak "selamat datang!", hahaha :)). Di KFC, jika kasir melayani kita tanpa senyuman, kita tidak harus membayar semua pesanan yang telah kita pesan dan masih banyak contoh lainnya.
Ini membuktikan bahwa, mereka yang concern terhadap kepuasan customer, adalah mereka yang sudah menyadari how important their customer is for their company.
Jalan menuju Sanggau, haduh!
Laughing in every single day
Sabtu, 06 April 2013
One day you'll meet this guy
And "One day" is not that long.
Marriage Box
Kamis, 04 April 2013
Nasehat dari Alumnus Unair
He is a Good Listener
In the Middle of the night
Selasa, 02 April 2013
Hugging - The activity that I love the MOST
Choices are fully yours
Friendship as always
![]() |
| #Friendship #Loving #Caring #Hugging |
Note :
Promise me, You won't forget our laughs, our jokes, our smiles, our conversations, our plans, our tears, our memories, our experiences, our friendship.
Now, we are fighting for our live. We have this friendship from highschool ---> Then, we have graduated from university.
Now, we have to fight alone in our own way. But still pray for each other. Wish us luck. Wish we can rock the world and be as success as we always dream. May Allah always with us and save us.
Insyaallah :)
Even we can't hang out as much as usual, we can still take a communication for many ways, for example : bbm group.. hahaha :))
Loving you guys,
Mrs.Devi Yanuari
@deviyanuari
Before You Speak, read this!
- At the first gate, ask your self "is it TRUE?"
- At the second gate, ask your self "Is it NECESSARY?" *this is can also mean "Is it your business???"
- At the third gate, ask your self "Is it KIND?"
strong mind should "accompany with" strong quality
My Graduation Day
This is my Second Graduation's Ceremony. Before this ceremonial, in 2010 I had once, graduated from Diploma 3 Airlangga University. Then, here I am, 2 years later, graduated from Unair for Bachelor Degree of Accounting. Now, I have a title in my last name,![]() |
| This is me before the ceremonial started |
![]() |
| Take a pict with my parents |
![]() |
| My Father, Me, My Sister, Aqilla and My Mother (Aqilla is my little niece.. And she is adorable!) |
![]() |
| Both of them are my Mother. And I love them so :) |
![]() |
| Mama Cu and Me |
![]() |
| Abang Irfan, Me, Aqilla and Mama cu |
| Mbak Via, Aqilla, My Father, My Mother, Me, Abang Irfan and Mama Cu Place : Malioboro Restaurant, Kutai Street, Second Floor, Outdoor. Nice View. |
Sooooo... now... is the real life...
Senin, 01 April 2013
Review - Olympus Has Fallen
Tempat Istri adalah di Samping Suami
Then I'm thinking about what God wants. You know, about why I'm here. why He's here.
So, I realized that we are where God wants we to be at this very moment.
Every exprience is part of his divine plan.
Maybe it's can explain why I'm so glad be here. beside my husband. In the middle of jungle.
Even a lot of my friends just didn't believe if I can survive without any glamorous thing in Surabaya, I BELIEVE. As long as God with me. And ofcourse as long as my husband beside me, everthing is possible.
with super energy,
mrs.devi yanuari
@deviyanuari



















