Tampilkan postingan dengan label my mind. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my mind. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 April 2014

Choosing Friend is Our Right!

Aku memiliki banyak sekali teman. Baik teman yang aku benar-benar tahu background kehidupannya, ataupun teman yang hanya sekedar aku ingat nama atau wajahnya. Ada teman-teman yang begitu spesial dan begitu berbekas dalam ingatanku. Ada teman-teman yang bahkan kehadirannya tidak kusadari. Ada teman-teman yang dulu begitu dekat namu sekarang begitu jauh, seperti orang asing yang tidak pernah saling mengenal. Sebaliknya, ada teman-teman yang dulu begitu asing namun sekarang begitu dekat.
Ada teman-teman yang begitu membekas kehadirannya dalam hidupku, sampai sering kali kisah tentang mereka aku ulang-ulang dalam cerita-ceritaku pada orang lain. Baik itu membekaskan kebahagiaan atau bahkan membekaskan luka.

Semakin dewasa umurku, semakin aku sadar bahwa teman itu penting, namun lebih penting untuk tegas dalam memilih teman yang bisa berada di sekililing kita. Memilih temat yang worth it to have. Memilih teman yang dapat menambah nilai diri kita sebagai seorang manusia. Memilih teman yang dapat mendekatkan diri kita pada Allah dan pada semua perintah-Nya.

Aku tidak pernah memilih pertemanan dari berapa banyak harta yang dia miliki, berapa banyak mobil dan rumah yang dia mampu beli atau orang tuanya mampu beli. Aku tidak pernah memilih pertemanan dari cantik atau tampan nya seseorang. Karena, aku sendiri tidak pernah mau dipilih berdasarkan itu semua.

Aku memilih teman lebih kepada personaliti nya. Memilih teman adalah mutlak keputusanku tanpa boleh orang lain meng-intervensinya. Adalah hak prerogative ku untuk memutuskan "mendekatkan" atau "menjauhkan" seseorang dari kehidupan personalku. Aku sering menyebutnya sebagai "detoksifikasi kehidupan", mengeluarkan racun-racun dalan kehidupanku sehingga kehidupan personalku menjadi lebih bersih dan sehat.

"Penyaringan" ini aku berlakukan di level apapun dalam kehidupanku. Dengan begitu, aku dapat menjaga diriku dari orang-orang yang hanya memanfaatkanku, menyakitiku dengan sengaja ataupun tidak sengaja tapi sering (hahaha... -_____-) , dari orang-orang yang dapat menjauhkanku dari perintah-Nya, dari orang-orang yang hanya dapat menumbuhkan penyakit hati dan kotornya pikiran (suudzon) dalam hidupku. "Penyaringan" ini berlangsung kapan saja, dimana saja, dalam level apapun. Ini penting, karena ini hidupku, dan aku hanya hidup sekali, so, I just try to make it good.

Dan memang waktu adalah "mesin penjawab" paling sempurna. Aku memiliki banyak teman luar biasa yang ada disekelilingku. Bahkan tidak sedikit diantara mereka menjelma menjadi sahabat yang luar biasa. 

Dan ada sahabat-sahabatku yang sudah teruji oleh waktu. Alhamdulillah, Allah selalu mendekatkanku pada sahabat-sahabat yang luar biasa.  Sahabat yang berani mengingatkanku jika aku salah karena mereka begitu menyayangiku, sahabat yang tidak pernah melupakanku disaat susah maupun senang. Sahabat yang mungkin tidak bisa selalu ada disampingku 24 jam, namun akan selalu ada saat aku membutuhkannya, dan sebaliknya. Sahabat yang jujur dan tulus dalam dukungan dan doa untuk keberhasilan-keberhasilanku. Yang senang jika aku senang, sedih jika aku sedih, dan ikut terluka jika aku terluka.

Dan sahabat-sahabatku yang paling dekat , yang sangat ingin aku apresiasi dan sangat ingin aku bahagiakan adalah kedua orang tuaku, suamiku, kakakku, om dan tante ku. Mereka LUAR BIASA. Mama ayah, Iwa, Mbak Via, Om Tonk dan Teli. Mereka adalah anugerah terindah dalam hidupku. Tidak pernah melupakanku, tidak pernah sebersitpun terpikir untuk menyakitiku, tidak pernah berbicara buruk dibelakangku, selalu mengingatkanku dengan cara yang begitu baik saat aku berjalan di arah yang salah. Sekalipun aku terjerembap, mereka tetap ada disampingku, menyemangatiku, memberi dukungan moril supaya aku bisa berdiri lalu berlari dan meloncat lebih tinggi. Orang-orang yang begitu tulus dalam doa dan pengharapan-pengharapan untuk kebaikan-kebaikan, kebahagiaan dan kesejahteraan dalam hidupku.

Yes, they are my family. they are more than a friend or bestfriend, they are my Soulmate. They are irreplacable.

I really love them. Cinta yang tidak bersyarat itu ya mereka. Oh my dear Allah, thank you :)

Kalau bisa disimpulkan, mereka adalah inner circleku. Ring 1 ku. Dan orang-orang yang harus aku masukkan dalam Ring 5 itu siapa?? Ada, mereka sudah tenang disana, di Ring 5, Ring terjauh dalam kehidupan personalku. Demi kebaikan, aku taruh mereka disana. Gak banyak kok. Cuman orang-orang yang sudah begitu menyakiti ketulusanku dalam persahabatan maupun persaudaraan..

 Jangan sedih, Ring 5 is not the worst, masih ada Outter Space. Hahahaaaa.. yaaaaaahhh ada 1,2 orang yang aku tempatkan disana.. kalo ini udah nuuueeeemmmeeennn.... :)))))

Just remember, We never loose Friends, We simply learn who the REAL ONES are.
And if you really know who are the REAL ONES are, keep them close to your heart, and never let them go because of your fool.
And how about the FAKE ONE??? Take them to the outspace... So, you'll never have to meet a friend like that anymore.

Kamis, 03 Oktober 2013

Be wiser

Terkadang, aku hanya ingin menjadi lebih bijaksana. Tidak  mudah emosi. Lebih sabar. Dan mungkin cepat melupakan hal buruk yang terjadi atau yang dilakukan orang lain kepadaku. I just want to delete all hurt feeling.

Rabu, 18 September 2013

Latest news from me

Kabar terbaru dalam hidupku adalah :
1. Aku memutuskan untuk fokus mengembangkan bisnis online ku. Dan tawaran untuk bekerja di salah satu bank swasta aku tolak. Karena, saat aku sedang sendiri dan merenungi sebuah pertanyaan yang sering ditanyakan dalam wawancara "kenapa kamu ingin bekerja disini?", well, Aku bingung harus menjawabnya bagaimana. Dan lebih bingung lagi saat dilanjutkan dengan pertanyaan "bagaimana kamu melihat dirimu 5th dari sekarang?". Aku yakin, jawaban yg mereka inginkan harusnya berkenaan dengan kesuksesan kita dalam karier di perusahaan mereka. Tapiiii, yang aku lihat 5th kedepan, aku sudah menjadi pebisnis sukses. Memiliki beberapa butik di kota-kota besar di Indonesia. 5th kedepan, karyaku dan aku sudah bisa diperhitungkan dalam dunia bisnis. 5th kedepan aku sudah punya banyak karyawan. 5th kedepan, penghasilanku 100jt per bulan. 5th ke depan, aku adalah seorang istri dan ibu yg selalu bisa mendampingi suami dan anaknya plus memiliki bisnis skala nasional -internasional. At least, bisa happening di seluruh Indonesia dan asia tenggara. Hohohoooo..
Yah.. Itulah yg aku lihat. Dan itu berarti tidak ada kaitannya sama sekali dengan perusahaan tersebut. And well, then I choose to be stronger. Lebih kuat untuk percaya bahwa aku bisa mewujudkan cita-citaku. Mulai sekarang. No distraction anymore. Insyaallah.

2. Sudah cukup lama aku punya usaha aksesoris online, tapi keputusan untuk fokus dibidang ini, well, masih 2 bulan. And this is though. Membangung semuanya dari bawah. Built my own brand and my product. Oh God, thats not that easy. Halang rintangnya menggila sodara-sodara. 24 jam, ku isi dengan produksi, creating, promote, dan mikirin gimana caranya branding plus ningkatin penjualan.

3. Sekarang aku sudah punya 1 asisten untuk bantu aku produksi. Alhamdulillah sangat membantu. Dan sekarang masih aku training. Semoga aja semuaa lancar.

4. Masih menunggu Allah mengkaruniakan ku seorang anak. Memberiku rahim yang subur sehingga aku dapat segera hamil dan melahirkan seorang anak. Anak yg sehat dan cerdas lahir batin. Anak yg sholeh. Aaaammmiinnn. :)

Hmmmmm... Oya, 5. Sekarang aku dan iwa sudah pasang TV! Hehehe.. Pasang TV di Sanggau ini rada ribet masalahnya. Karena, selain beli TV, kita juga harus beli parabola nya. Plus langganan nya juga. Jd harga TV + 2jt. -.-a I missed Surabaya.

6. Tgl 16 september kemaren adalah anniversary ku yg pertama sama Iwa. Ulang tahun pernikahan yang pertama! Yeeeaay!! Honestly, I really really really forget about that day. Fortunately, my lovely husband REMEMBER! pagi2 dia lgsg tidur disampingku, menciumku, dan bilang selamat hari jadi. Dan saat itulah aku baru sadar kalo hari itu hari jadi kita.. Loving you buni :*

Rabu, 21 Agustus 2013

What should I say about hijab nowaday?

Well, in this couple months I addicted to instagram! Beside I'm selling my product, I have a pleasure time in instagram too. So many beautiful photos, which I love that so bad. And a lot of photos inspiring me. Including bout the fashion of hijab nowaday.

The Fashion Hijab nowaday make me so proud and confuse. Proud because I can see a bunch of beautiful ladies wearing hijab! All over the world! Hey, I'm not alone!! Moreover, alot of them is a professional. Yes, professional in their field. Again, SO PROUD! And another reason why I feel so proud is, they still can be so stylist and beautiful even wearing a hijab. And these ladies covering their chess too! Proud!
But, in the other hand, I see a lot of women in hijab is like not wearing a hijab. This is confusing. I like their fashion style. They are pretty, cute, unique and inspiring, but unfortunately in the same time, it feels wrong.

Hmmmm.. I'm not God who can judges someone.. And this blog is not about judging someone or something. I just want to share.what I feel and what I confused about.

There are some people said "that's not hijab!" hmmmmm.. Maybe I have to find something vital, like an obey in Al-Quran or Hadist to figure it out.
About what's the meaning of wearing a hijab. Because, one thing that I really sure and believe, that when women wearing a hijab, ia.not just about covering their hair, but also covering their whole body.

Okeeee.. When I got the right knowledge about hijab, I'll posting it in my next blog..

Good nite.
Be wise, be true, be women in hijab.
Love,
Mrs.Devi Yanuari

Jumat, 16 Agustus 2013

My Last day in Surabaya

This is my last day in Surabaya. It's already 2 weeks I'm here. Tomorrow morning, at 6 o'clock will be my flight. Going back to Sanggau. Oh my dear Lord, it feels a little hard to leave my hometown. To leave my parents, close friends, and everything here. To leave every place and food in here. I'll be missed this air so bad!

In this 2 weeks, so many things happened. Good and bad. Happy and sad. Fortunately,  Most of all are goodness and happiness.

I've already met my bestfriends. Even not all of my lovely friend, because of the tight time I've here. I've already met my husband's family, which is HUGE! And I've already going to some places and taste some food in our favourite restourant, both of me and my husband satisfied, alhamdulillah.

Aaaaaannd, I've already buy some material for my accessories business. Nice!!

Even there is a little sadness because I have ti leave my hometown, in the same time, I feel excited too. Excited of my online business, which I established in Sanggau. So much material that I want to create. And, I want to redecor my work room plus my workshop. Yeeeaaaayyy!!!

Bismillah..
Today, my last day in Surabaya, I'll feels the air, the people I love, the place, the food and everything. Then I'll keep it to my heart. So, when I'm come back to Sanggau, I'll never feel alone.. Fighting!!!

Love,
Mrs.Devi Yanuari

Sabtu, 10 Agustus 2013

Bersyukur akan Waktu dan Kesehatan

Kesehatan adalah hal paling luar biasa yang sudah diberikan Allah kepada umatnya. Manusia "hanya" tinggal menghargainya dengan merawatnya. Mengapresiasi tiap nafas yang masih berhembus. Mensyukuri setiap detik yang dilalui dengan kondisi tubuh yang prima. Walaupun, sering sekali manusia lupa akan betapa berharganya kesehatan yang dia miliki. Lupa bahwa dalam kondisi sehatlah kita bisa berkarya, beraktivitas dan meraih cita-cita.
Kenapa aku bilang "Lupa"?
Yah, karena masih banyak dari kita (including me) yang mengeluhkan apa yang tidak kita punya tapi dipunya oleh orang lain, alih-alih berusaha dengan keringat sendiri untuk mewujudkannya.
Dan juga karena kita masih sering memperlakukan tubuh kita seenaknya, makan makanan yang tidak sehat, pola hidup yang tidak sehat, dengan dalih "kita hanya hidup sekali, enjoy!"
Bukankah kalau kita sadar bahwa hidup hanya sekali kita harusnya life it well?! Mengisi kehidupan dengan hal-hal yang positif, bermanfaat dan bisa membahagiakan diri sendiri dan org lain? Tentunya di jalan Allah.

Hmmmmm.. Malam ini aku merenungkan tentang kekayaan terbesar yang diberi Allah tapi sering kita "lupa" bahwa itu adalah kekayaan, yaitu kesehatan.
Kenapa? Karena aku baru saja berbincang dengan seorang kerabat yang baru saja di vonis kanker payudara stadium 3. Dan hidupnya mungkin tidak akan lama lagi. Dia harus menjalani beberapa kali kemoterapi yang sangat menyakitkan dan kehilangan sebagian besar rambutnya. Aku hanya menatapnya dan mendengarkan semua ceritanya sampai selesai. I just couldn't say a thing. I just listened.
Hebatnya, dia begitu kuat dan semakin dekat dengan Allah. Tidak setitik air matapun yang tumpah. Dia juga mengakui bahwa pola hidup dan pola makannnya yang tidak baiklah penyebabnya. Junk food. Masyaallah :(
Dia bilang, sekarang dia sudah siap dipanggil kapanpun oleh Allah. Ada waktu dimana dia sudah tidak bisa menahan sakitnya sampai rasanya lebih baik cepat di panggil Allah.
Dia mengkhatamkan Al Quran. Sholat 5 waktu. Sholah sunnah. Meminta maaf kepada semua kerabat. Memberitahukan kepada semua kerabat bahwa dia menyayangi mereka semua.... Dan suaranya semakin bergetar. Tapi, tetap tidak ada setitik air matapun di pipi nya.

Banyak yang aku renungkan setelah aku pulang dari kediamannya.
Salah satunya, tentang betapa berharganya waktu dan kesehatan yang kita miliki sekarang.
Sudahkah aku mengisi waktu dan memanfaatkan energi ku untuk hal-hal yang positif di jalan Allah?
Seperti Sholat 5 Waktu yang tepat waktu. Sunnah dan baca Quran. Shodaqoh. Meminta maaf dan memaafkan. Memeluk dan mengatakan rasa sayangku kepada mereka yang aku sayang. Mengejar dan mewujudkan mimpi-mimpiku. Menjadi berguna. Menjadi bangga kepada diriku sendiri. Dan masiiih banyak lagiiii.. Sudahkah??
Oh ya Allah, jika hamba belum sempat bersyukur atas waktu dan kesehatan yang sudah Kau berikan secara cuma-cuma ini, hamba mohon maaf yaaaa. :(

Jadi ukhti, saudara-saudara ku, Insyaallah mulai dari sekarang yuukk kita mengisi waktu dan menggunakan energi kita untuk hal-hal yang positif. Merenungi setiap waktu yang sudah kita lalui. Pastikan kedepannya kita selalu di jalan Allah. Sehingga tidak ada penyesalan di ujung hari kita. Saling mengingatkan dan saling mendukung dalam kebaikan. Insyaallah khair :)

Love,
Mrs.Devi Yanuari

Jumat, 17 Mei 2013

Curhat

Pernah g kamu menceritakan apa yang sedang terjadi pada hidupmu dan apa yang kamu rasakan tentang hal itu, tapi orang yang kamu percayai untuk mendengarkan kisahmu itu malah menghakimi dan mengecilkan masalahmu??

Aku pernah mengalaminya, dan rasanya campur aduk. Kecewa, marah, malu, merasa salah pilih teman curhat dan sedih.

Kecewa karena saat kita ingin mencurahkan isi hati kita tentang masalah yang sedang kita hadapi, ternyata si "pendengar" hanya "mendengar" tidak berusaha memahami.

Marah karena pendengar seolah "mengecilkan" masalah yang sedang kita hadapi. Walaupun mungkin si pendengar tidak bermaksud demikian, namun komentar dan tanggapan yang diberikan membuatnya demikian.

Merasa salah pilih teman curhat terjadi saat sudah terlanjur secara gamblang mencurahkan semua isi hati. Semacam timbul sebuah penyesalan "harusnya bukan dia yang aku hubungi".

Sedih... Karena, saat kita sedang dalam sebuah masalah dan butuh seseorang untuk di ajak bicara kita sudah begitu yakin bahwa teman yang sudah kita pilih sebagai pendengar adalah orang yang tepat dan terpercaya. Namun, saat ternyata kenyataan terjadi sebaliknya, tidak ada empati, ya jadinya sedih.
Yah.. Saat kita bisa blak2an tentang masalah kita dengan seseorang, itu karena kita sudah merasa yakin bahwa orang ini adalah orang yang tepat untuk dipercaya.
Dan saat kita butuh teman untuk berkeluh kesah, seringkali bukan untuk digurui, tapi hanya sebuah kepuasaan di dengarkan. Seolah rasa kesal dan sedih dalam dada itu hilang seiring dengan keluarnya setiap kata curhat kepada orang terpercaya..

Tapi.. Aku rasa ada satu hal yang aku mulai pahami dengan sebuah kalimat "Jangan pernah berharap pada manusia karena yang kamu dapat adalah kekecewaan, BERHARAPLAH HANYA PADA ALLAH"
Yaaaahh.. Mungkin memang kalimat itu benar.. Dan mungkin, aku akan mulai membiasakan untuk curhat masalah pribadi hanya sama Allah. Karena, kalo sama manusia, yang di dapat kalau tidak sesuai ekspektasi ya itu, kekecewaan.
Dan.. Kalo emang bener2 pengen cerita sama manusia, pastikan 2-3 kali, atau bahkan ratusan kali sebelum curhat yaaa..
Kalo salah pilih orang untuk curhat, bukannya jadi enteng rasa hati ini, malah jadi tambah sedih.. Haiiisshh..

With love,
Mrs.Devi Yanuari

Sabtu, 27 April 2013

Allah lagi, Allah terus

Aku sering menemui situasi dimana aku sudah begitu yakin akan persepsi yang aku bangun sendiri, tapi sering kali juga, persepsiku itu langsung dirubah oleh Nya semudah membalikkan telapak tangan. Allah memang luar biasa... 
Terkadang, saat situasi berjalan tidak sesuai dengan ucapan ku sebelumnya, ada rasa malu pada diriku, malu pada manusia tentunya. Malu karena terkesan tidak komit terhadap apa yang telah aku katakan.
Sedikit demi sedikit aku mulai menyadari bahwa menjadi begitu kekeuh dengan sebuah persepsi akan sesuatu yang sudah aku buat, tidak selamanya baik. Karena, kehidupan ini berproses. Selalu akan ada faktor lain diluar kita. Sesuatu bisa saja berubah karena Allah telah me-setting nya demikian. Dan sekali lagi, Allah lah yang Maha Membolak-balikkan. Allah yang Maha Memutuskan. Pemikiran kita saat ini, belum tentu menjadi pemikiran kita besok. Dulu aku secara keras hati menganggap ini adalah sikap "plin-plan" yang tidak baik. Iya, kalau setiap hari berubah pikiran g jelas, mungkin itu namanya plin-plan. Tapi, kalau berubah persepsi akan sesuatu karena Allah yang beri petunjuk, kita bisa apa? Masa' mau mengingkari petunjuk-petunjuknya? Bisa susah hidup kita nanti. Allah berusaha kasih jalan kemudahan, kita malah kekeuh dengan jalan yang jauh lebih rumit, ruwet.

Sekarang, aku hanya bisa memperbanyak doa ku kepada Allah, agar Allah beri aku pencerahan. Agar Allah selalu menempatkan aku di posisi terbaik. Insyaallah aku percaya sama Allah. As long as I am not stop to try, as long as I'm not stop to Ikhtiar and istiqomah, Insyaallah I'll find my way. The best way..

Yah, memang segala hal itu harus dikembalikan ke Allah ya. Allah lagi, Allah terus. Allah Allah Allah... Subhanallah.. I feel so small.. kalau sudah begini, g penting lagi malu sama manusia, tapi malu sama Allah. Malu karena sering berpikir dan bertindak sok pintar. Seolah-olah sudah tahu segalanya. Seolah-olah sudah paham banget apa yang terbaik dan apa yang terburuk. Allah lagi, Allah terus. Insyaallah..

Mrs.Devi Yanuari

Kamis, 11 April 2013

Build My Life Here!!!


Rainy Afternoon in Sanggau..
Love this weather, moreover when I'm inside the room, so that I'll not getting wet.


Anyway, I want to share about advice that I've get from Mrs.Yuni, she is a wife from Iwa's boss in the office. She is nice and quite often play to my house..

Let me start...
Beliau menasihatkan padaku untuk membesarkan hati saat menemani suami yang ditempatkan di luar jawa, dalam hal ini Kalimantan Barat. Karena, sekali penempatan di Kalimantan Barat, akan butuh waktu yang sangat lama untuk akhirnya bisa dimutasi ke Jawa. Bu Yuni sendiri misalnya, sudah 10 tahun ini melalang buana di Kalimantan Barat. Ada juga ibu-ibu lainnya yang berbagi cerita kepadaku, sudah 4 tahun di Sanggau, 6 tahun, 8 tahun, dan belum tahu kapan akan di mutasi ke homebase. Sooooo,, nasehat baik dari Bu Yuni adalah, Build your life in here!!! Make a friend! and everything just gonna be fine.

Setelah merenungkan nasehat Bu Yuni, aku mulai berpikir untuk membangun semuanya kembali di Kalimantan Barat ini, terutama Sanggau. Dari Oktober sampai Februari kemarin, aku masih merasa bahwa aku hanya sementara disini. So, aku tidak merasa perlu untuk menjaring komunikasi, link, pertemanan dll. Kemarin aku merasa menjadi orang asing di kota ini. Kota yang begitu dingin tanpa kawan, tanpa kesibukanku yang biasanya. The city where "my life is not belong in here". Ragaku mungkin utuh disini, tapi jiwa dan hatiku tersimpan rapih di Surabaya, where I used to be. Kemarin aku masih merasa aku masih bagian dari setiap organisasi dan segala kesibukan yang aku tinggalkan. Kemarin aku masih berpikir, disini hanyalah tempatku untuk menikmati alam dan kesunyian. Kemarin aku masih berpikir bahwa disini aku tidak akan bisa menjadi aku yang sebelumnya, produktif, aktif, sibuk dan bermanfaat. 

Itu kemarin...
Sekarang, Bu Yuni membukakan kata-kataku. Aku akan berada disini dalam waktu yang cukup lama. Bisa, 5,6,7,8,9 bahkan 10 tahun seperti Bu Yuni. Dan aku masih 4 bulan disini... hahahahaaaa... seems so long, mengingat aku tidak mempunyai kehidupanku yang biasanya disini..
So, aku memutuskan untuk Membangun kehidupanku disini. Menjadi produktif, proaktif, just like I used to be. Insyaallah, statusku yang sudah menikah tidak menjadi halangan bagiku. Karena kalau aku yang punya perusahaan, aku akan lebih memilih tim ku yang sudah menikah dan memiliki kualitas super, daripada yang single tapi loyo.. hehe :p What I'm trying to say is Allah will give the best for me. As long as is good for me, Allah pasti akan memudahkan. Insyaallah.

Oya, aku juga sudah mulai (akan) ikut beberapa perkumpulan. So lucky I met Mrs.Mayar (She is a wife of Iwa's friend. And she is a teacher too) Dialah yang mengajakku ke beberapa perkumpulannya. Insyaallah positif.. :)

The rain has stop..
It's good. Cuz, after this the rainbow will a rise..

Allah please save me,
Mrs.Devi Yanuari

Selasa, 09 April 2013

Never Compare Your Life

Ini adalah pembelajaran hidup yang masih terus aku upgrade. NEVER COMPARE YOUR LIFE with other person, or you'll live with suffer. Ditambah dengan kemudahan kita melihat kehidupan orang lain melalui media sosial, kalau kita tidak bisa bijak menghadapinya, bisa-bisa kita malah merasa selalu kurang dibandingkan orang lain.
Semua orang memiliki jalan rejekinya sendiri. Entah itu rejeki jodoh, pekerjaan, studi, dll. Dan semua orang tidak harus melewati jalan yang dilewati oleh orag lain untuk menjadi sukses dalam hidupnya. Orang bisa sukses karena sekolah tinggi, in the other hand, banyak juga orang yang bukan sarjana dapat lebih sukses bahkan meng-hire mereka-mereka yang sarjana. So, semua hal adalah mungkin selama kita tidak pernah berhenti untuk selalu maju. Kalaupun sekarang kita belum mendapat rejeki ataupun kesempatan yang di dapat oleh orang lain, bukan berarti artinya selamanya kita menjadi orang gagal. Success is a journey yang mau g mau harus kita jalani. One by step, step by step. Anggaplah kita ini sedang menaiki tangga, satu per satu anak tangga kita naiki. Disetiap menaiki tangga itu, akan ada saja batu sandungan, yang fungsinya untuk semakin menguatkan kaki kita dalam berpijak. Agar nanti saat sudah di ujung tangga teratas, kita tidak mudah terkoyak oleh angin yang begitu kencang menerjang. Kalau terlalu cepat kita berada di posisi teratas tanpa ada proses yag cukup untuk menguatkan kaki kita, bisa-bisa dengan mudah juga kita akan terjungkal, karena di atas itu angin nya kencan saudara-saudara.. 
Dan jangan terlalu cepat silau dengan apa yang dimiliki oleh orang lain. Takutnya, kita jadi lupa bersyukur atas apa yang sudah kita miliki sekarang. 
Setiap manusia mempunyai masalah. Dan setiap orang berjuang demi apa yang ingin dimilikinya. So, if somebody in your neighborhood got something, just remember, that's the price for what their work for. Karena kita jarang melihat bagaimana banting tulangnya mereka, betapa hebatnya mereka dalam beribadah. Yang kita lihat hanyalah hasil akhirnya yang tampak dipelupuk mata. It's better to mind our own business, our own life, and always do something to increasing your quality of life.
Everything is gonna be okay, if it is not okay, it must be not the end.

Minggu, 07 April 2013

Another thought about Sanggau

Kemarin aku dan Iwa makan siang di salah satu restoran di Sanggau. Tepat di pinggir sungai. I just forgot that place's name. The view is fine and the food is almost good too. Bangunannya dibuat ala gubuk-gubuk yang berjejer di pinggir sungai kapuas. Pemandangannya adalah sungai kapuas itu sendiri, boat ataupun perahu yang hilir mudik dan jembatan di atas sungai. Tapi, 1 hal yang sering aku temui di Sanggau adalah masalah pelayanan.For me, in business (or every profession you are) good service is NUMBER ONE!
*Aku sempat beberapa kali perhatikan, kualitas pelayanan disini adalah nomer kesekian. Malah tidak jarang melayani tapi dengan muka seperti "gak butuh". Apa mungkin karena persaingannya juga belum seketat di Jawa ya? #wondering
In the other side, masih ada kok tempat-tempat disini yang pelayanannya bagus :) . Walaupun itu hanya warung kecil. These people really know how important their custmore are.

Lanjuuutt....
Saat aku pertama datang ke restoran yang sudah dibangun apik di pinggir sungai ini, I have a high expectation. Tapi, setelah aku memilih-milih tempat untuk duduk (lesehan), ekspektasiku langsung terjun bebas. Hampir semua tempat kotor dan tidak terawat. Bahkan ada beberapa tempat yang belum di bereskan, jadi masih banyak piring dan gelas kotor di atasnya. Hiks T-T
Ini sayaaaaaang sekaliiiiii... Tempat sebagus itu tidak di maintenance dengan baik. Selain itu, pelayannya juga tidak ada senyumnya sama sekali. Oh God. Just remember this, when your work is to serve your customer, the important thing is never forget to put a smile in your face. Eventhough you have a bad day. It's called professionalism.
Tapi, yang lebih sedih lagi, saat aku bilang tentang pentingnya pelayanan ke Iwa, he just said "Yah..namanya juga Sanggau, hun". Oke, this sentence explain many things. But, I just believe that everything can change.Yah, semacem jadi agen perubahan dari diri sendiri gitu. I said to him, even if everybody in this environment do that, you dont have to do that too. Apalagi Iwa dulu juga ada di bagian pelayanan. You must be loyal to your profession, wherever this country sent you. Even in the hardest road.. *lgsg istighfar*

MAINTENANCE your assets dan profesionalisme dalam melayani itu penting. Di jaman globalisasi sekarang ini, good performance, good serving, itu sudah g bisa di tawar lagi. Wajib lhah hukumnya..

Kalau mau ditarik lebih jauh, bahkan perusahaan-perusahaan besar sekarang, rela mengeluarkan dana cukup besar untuk mentraining karyawannya dalam upaya peningkatan pelayanan. Dan Dirjen Pajak juga melakukan ini. Iwa pernah diikutkan salah satu pelatihannya. Hal ini harus ditiru oleh instansi-instasi pemerintah lainnya. Karena, good service tidak hanya berlaku untuk sektor swasta, tapi juga sektor publik. Urgenitas inilah yang harus di sadari

Sebagai contoh bentuk pelayanan adalah keep smiling eventhough your day feel so hard. Kalau kita perhatian, sudah begitu banyak perusahaan (terutama swasta) yang mengimplementasikannya. Misal, Pizza Hut selalu memuji setiap pilihan menu yang dipilih oleh customernya dengan kata-kata "Pilihan yang Tepat", lengkap dengan senyum lebar dan jempol yang teracung. Bentuk pelayanan seperti ini pasti sudah ada SOP nya. Kalau kita masuk ke alfamart ataupun indomart, seua karyawan disana berteriak "selamat datang!", hahaha :)). Di KFC, jika kasir melayani kita tanpa senyuman, kita tidak harus membayar semua pesanan yang telah kita pesan dan masih banyak contoh lainnya.
Ini membuktikan bahwa, mereka yang concern terhadap kepuasan customer, adalah mereka yang sudah menyadari how important their customer is for their company.



With love,
Mrs.Devi Yanuari
@deviyanuari

Jalan menuju Sanggau, haduh!

This beautiful morning I want to write my opinion about Sanggau, terutama tentang akses jalannya.

Well, the first time I touched down in Sanggau I feel so faaarrrr away from my house.
 The road are rocky. What I'm trying to say is, jalannya rusaknya naudzubillah. How come this people in here never protest to any goverment in here??? Misalnya kepada Bupati yang sedang menjabat atau kepada wakil rakyat yang mengabdi disini.
 I ever asked to Iwa who is the regent in this city. Dan apakah di sini ada DPRD? Karena, keadaan jalan akses masuk Sanggau dari arah pontianak, dan keluar sanggau ke arah Sekadau sangatlah diluar kewajaran. Jalanan rusak parah. Lubang di tengah jalan sudah cocok digunakan untuk membiakkan lele. Begitu besar dan dalam. I mean, ini bukanlah "jalan" yang seharusnya. Mungkin tidak cocok jika disebut dengan  "jalan".
Padahal, kalau aku perhatikan, jalanan ini sangatlah aktif dilewati berbagai kendaraan bermotor. Dai roda 2 sampai roda 4. Dari mobil kecil sampai besar, seperti truk dan bis. Artinya, jalanan ini begitu penting bagi kehidupan masyarakat Kalimantan Barat, terutama untuk berkunjung dari satu kota ke kota lainnya.
Ini menyedihkan. Aku sempat bertanya kepada Iwa, dimanakah kantor DPRD Sanggau. I want to write something about this to them. Gak mungkinlah kalau mereka tidak tahu. Karena ini adalah satu-satunya akses masuk maupun keluar Sanggau. Come on!!! Do something!!! Kalian adalah para pembuat keputusan kan??

I wonder, apakah pendapatan pajak daerah Sanggau ini begitu kecil sampai tidak bisa memperbaiki jalan? If that so, apakah tidak ada jalan lain untuk mengusahakan perbaikan jalan? Such as Giving any proposal to any factory in this city? Aku dengar disini banyak perusahaan kelapa sawit kan? Atau perusahaan di bidang lainnya. Yah.. for their Corporate Social Responbility, they can use this project to take a part. Gak harus 1 perusahaan aja yang membetulkan jalan, bisa dengan bekerja sama, beberapa perusahaan memberi andil dalam perbaikan jalan, misalnya. CSR tidak hanya tentang kegiatan sosial kan, tapi juga tentang lingkungan sekitar. Dan jalanan di Sanggau ini benar-benar perlu di perbaiki. 

I realize that, untuk memperbaiki sebuah jalan bisa mengeluarkan uang yang begitu banyak, menyentuh Milyaran. Tapi, bukankah kita membayar pajak untuk membangun negeri ini?? Dan Sanggau adalah bagian dari negeri ini. Dan sekarang adalah saat yang tepat untuk melihat pajak yang telah dibayarkan oleh wajib pajak ini, "menyentuh" Sanggau. Kan Indonesia tidak hanya Jawa... -____-"

Disini aku melihat kelemahan berada jauh dari pusat pemerintahan. Kurang dapat perhatian. Masalah jalanan yang luar biasa mengkhwatirkan ini saja, sepertinya sudah bertahun-tahun tidak tersentuh pemerintah pusat. Sekarang aku benar-benar merasakan "Perkembangan Perekonomian yang Tidak Merata" hanya dari kasus "Jalanan Rusak". And if you asked me, I can explain apa saja hal yang masih banyak tertinggal disini. Perekenomian yang tidak merata merupakan salah satu penyebabnya.

Oke, kembali ke permasalahan "Jalanan Rusak".
Aku sampai sekarang masih berpikir bahwa teman-teman Kalimantan Barat ini sabar-sabar orangnya. Bagaimana tidak? Jalanan darat sebagai akses satu-satunya dari satu kota ke kota lain "Rusaknya Naudzubillah" ini, tidak membuat mereka memprotes pemerintah yang berwenang. Tidak pernah aku dengar ada demo tentang perbaikan jalan disini. Mereka terima saja dengan keadaan jalan ini. Ya aku tidak menyarankan untuk demo, karena demo bukan satu-satunya jalan keluar, hanya saja, orang sini sabar-sabar. "Nerimoan", kalo orang Jawa bilang. Padahal, banyak sekali kerugian yang ditimbulkan dari rusaknya sebuah jalan, apalagi panjangnya jalanan yang rusak adalah sepanjang (kurang lebih) 3 jam perjalanan *berarti melewati beberapa kabupaten/kota* . Can you imagine?!?!? Selama kurang lebih 3 jam kamu harus terhoyak-hoyak di atas jalan yang rusak. If you can't imagine that, aku maklum. Pasti susah membayangkan sesuatu yang tidak pernah kamu rasakan, kecuali kamu pernah merasakannya sendiri T-T . Karena selama aku di Surabaya, tidak pernah aku melewati jalanan lurus yang kerusakannya harus dilewati selama 3 jam. 

Salah satu kerugian yang aku rasakan langsung adalah Waktu dan tenaga. Lama perjalanan Sanggau-Pontianak normalnya adalah 3-4 jam (sudah termasuk berhenti untuk istirahat). Karena jalan rusak, lama perjalanan yang dibutuhkan menjadi 6-8 jam. Dan sekitar 3 jam di antaranya adalah melewati jalanan yang rusak. Terombang-ombing di jalan yang harusnya mulus. Dan dalam jangka waktu yang begitu lama di dalam mobil dengan keadaan jalan yang rusak, membuat badan ini rasanya mau rontok. Aku apresiasi semua sopir travel lintas Kalimantan Barat, stamina mereka luar biasa. *tepuk tangan*

For conclusion, I dont know who is the one atau instansi apa yang seharusnya mengurusi tentang jalan (entah itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah), yang jelas, minim, akses jalan keluar masuk Sanggau ini KUDU segera diperbaiki. This is important. Karena akses transportasi yang baik adalah salah satu faktor pendorong dalam peningkatan kualitas perekonomian  dan kualitas hidup bagi masyarakat di sebuah kota. So, this is so URGENT. Siapapun yang berwenang,  prioritas utama adalah kepentingan masyarakat Indonesia (Sanggau adalah bagian dari Indonesia). Again, Just do something about this.. 

With love,
Mrs.Devi Yanuari
@deviyanuari

Laughing in every single day

The most wasted of all days is one without laugh. Laugh can heal any insecurity, inferior feeling, loneliness and sadness. Laugh can through the biggest problem in our life.

Nowaday, people like forget about the art of laughing. About the important of laughing. If you dont realize, I'll tell you that laughing is the cheapest way to be happy. You have not to spend much money to laugh. Just laugh. Laugh at everthing. About your little mistakes. About your acne in your face. About your broken nail. Oh yes, there is always something to laughing at even in the worst situation. There is always a funny side in everything.
Laugh can make your shoulder lighter. Laugh can also make your heart calming down. So that you can think clearly than before. Take a deep breath. Just remember everything or anyone that can make you laugh, and you can solve every problem infront of your nose wisely..

Love to laugh,
Mrs.Devi Yanuari
@deviyanuari

Sabtu, 06 April 2013

One day you'll meet this guy

One day you'll meet a guy, who really believe that you are the prettiest woman in this earth, even he already saw your ugliest moment.
One day you'll meet a guy, who can do anything for you, even you never asked.
One day you'll meet a guy, who is going to know EVERYTHING about you, and you know what? He is still going to love you anyway.
One day you'll meet a guy, who patiently hear your story, eventhough you have told that story a hundred times, and guess what? He is still excited like the first time he heard that story from you.
One day you'll meet a guy, who can hold your hand, hug you tight, and talk to you in the eyes "everything is gonna be okay, you'll just be fine"
One day you'll meet a guy, who will never give up on you easily and will fight for you.

And "One day" is not that long.
So, just prepare yourself. So that on that time you are become the woman who deserve this guy.

Care about you,
mrs.devi yanuari
@deviyanuari

Marriage Box

I've ever read about this "Marriage Box" things. And I re-read again and again and agai and again.. Until I really understand instead just know.
In this moment, I'll try to re-write what I read, so you can read it and understand it like i did before.
This is it...

"Most people get married believing a myth that marriage is a beautiful box full of all the things they have longed for : companionship, intimacy, friendship, etc. The truth is that marriage at the start is an empty box. You must put something in before you can take something out. There is no love in marriage. Love is in PEOPLE. And People put love in marriage. There is no romance in marriage. You have to infuse it into marriage. A couple must learn the art and form the habit of giving, loving serving, praising, keeping the box full. If you take out more than you put in, the box will be empty"

Just re-read this statement, and understand it. That's the marriage means.
What colors of your box is according to two people in marriage live.
What kind of things in that box is according to TWO PEOPLE in marriage live.

with love,
mrs.devi yanuari
@deviyanuari

Kamis, 04 April 2013

Nasehat dari Alumnus Unair

Before graduation day, ada acara khusus untuk wisudawan. Yang jadi pembicara utama adalah beliau yang sudah sukses lebih dulu dalam karirnya, dan tentu saja dia adalah lulusan UNAIR. I don't know how old he is now, seems young kok. Mungkin masih kepala 4 lah.. And he told us, kalo dia sudah menduduki posisi CEO di Bank Exim saat berumur 39 tahun. Yang notabene saat itu, kebanyakan berusia 45 ke atas yang berada di posisi puncak. So, What he want to tell is, He was amazing. hohoho..

Nasehat beliau yang aku ingat adalah :
1. You can choose either being an intrapreneur - like him, or being an enterpreneur.
2. Because he is an intrapreneur, so he gave us an advice to be "performed" in every single level of our carrier. 
3. Untuk Fresh Graduate, jangan bingung gaji dulu, insyaallah kalo di awal mah semua gaji standard, disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Yang membedakan adalah cepat atau lambatnya kamu berkembang dan berprestasi dibidang yang kamu geluti di perusahaan itu. If you fast and "performed", your company will give you a reward as much as possible. 
4. Upayakan untuk konsisten dengan pilihan bidang pekerjaan. Sehingga, kamu bisa ekspert dibidang tersebut.
5. Be LOYAL to your profession. kata-kata ini mencangkup banyak makna lho, dari integritas sampai kualitas.

Kurang lebih, itulah yang dinasehatkan oleh Pak Dwi ini. Good advice. Oya, one more thing, he said that "Be Success as young as possible" ^.^

With Love,
Mrs.Devi Yanuari
@deviyanuari

He is a Good Listener

This morning, I told him about how lucky I am to have him. One of the best thing that he have is, he is a GOOD LISTENER. I'm a woman who love to out loud the things inside my head. And he love to hear. SO much thing I can talk to him. From a little thing which is not that important to tell about, until the biggest thing of my life. Because of his kindness to hear whatever I want to talk without any filtering, I satisfied and there are no more words can I share to anyone else but the important one.

I can tell him about whats going on in my head and my heart.
I can tell him about my opinion. My opinion about the air, the sun, the sky, the weather, the bugs, the color of my hair, the color of my dress, about my acne, about my blackheads, about my nails, about my teeth, I can tell about everything.
I can tell him about my opinion. My opinion about the movie we've watch, about the infotainment in television, about politics, about religion, about the people I love, about the people I care, about the people I hate, about everything.
Yes, everything means everything.

And if something bother my head until I cannot sleep, He can stand to not sleep to accompany me, to hear my anxiousness.

And if someone tell me about their secret and I promise them to not telling anyone in this earth, it's exclude Iwa. Iwa knows everything that I know. And surely that people who tells their secret to me, know that fact, and they understand. :)

At the same time, Iwa can tell everything to me.
About his sadness if Juventus failed the game.
About his new strategy to play ping pong.
About his happiness when playing futsal.
He tell me about whats going on in his office, his friends, his mind.
He tell me about what bother him.
He tell me about makes him happy and sad.
He tell me about everything.
Yes, he talk that much when with me.

Because of this habbit, automatically we learned about how to tell something with a good way.
We can make a differentiation between being honest with being rude.
And this habbit is established from our relationship in high school.

We believe about the power of words. And we prefer to raise our words than our voice. 
Because, Its is rain that grows flowers, not thunder.

With love,
Mrs.Devi Yanuari
@deviyanuari

In the Middle of the night

Waking up in the middle of the night with no reason. Shifting under the blankets and feeling the heat of the person next to me - Iwa. I turn around and see him in his most peaceful and innocent state. He's breathe as though the weight of the world lays on anyone's shoulder but his own. I stare at him, looking at him, pretty long time.. hahahaa.. Identify his eyebrow which very beautiful, not like mine -____-". Looking his lips which like a shape of heart (even I always said to him that his lips is like a boo.. hahahhaaa.. :)) ). Then I kiss him, in his adorable cheek in the most gentle manner so as not wake him. I turn back around. After that, I feel arm wrap around my waist and I realize it doesn't get any better than this. 
Oooh yes, I love him that much.


Selasa, 02 April 2013

Hugging - The activity that I love the MOST

Hugging - The activity that I love the MOST.

If someone you love sad, You hug them.
If someone you love happy, You hug them.
If you can't say a word, You just need to hug.
If you need to release your sadness, Just Hug.

Hugging can transfer positive energy.
Hugging can encourages your mood.
Hugging can make your heart comfy and warm.
Hugging can destroy the cold wall in your heart.

If you are feel so free till you can crying when you are hugging, that's oke.
Crying is not mean you are weak. infact, from baby born, crying means we are life and breath.

So, when I lost myself in the huge problem that I through, I need a honest hug to make me calm.

Love to hug,
Mrs.Devi Yanuari
@deviyanuari