Sabtu, 10 Agustus 2013

Bersyukur akan Waktu dan Kesehatan

Kesehatan adalah hal paling luar biasa yang sudah diberikan Allah kepada umatnya. Manusia "hanya" tinggal menghargainya dengan merawatnya. Mengapresiasi tiap nafas yang masih berhembus. Mensyukuri setiap detik yang dilalui dengan kondisi tubuh yang prima. Walaupun, sering sekali manusia lupa akan betapa berharganya kesehatan yang dia miliki. Lupa bahwa dalam kondisi sehatlah kita bisa berkarya, beraktivitas dan meraih cita-cita.
Kenapa aku bilang "Lupa"?
Yah, karena masih banyak dari kita (including me) yang mengeluhkan apa yang tidak kita punya tapi dipunya oleh orang lain, alih-alih berusaha dengan keringat sendiri untuk mewujudkannya.
Dan juga karena kita masih sering memperlakukan tubuh kita seenaknya, makan makanan yang tidak sehat, pola hidup yang tidak sehat, dengan dalih "kita hanya hidup sekali, enjoy!"
Bukankah kalau kita sadar bahwa hidup hanya sekali kita harusnya life it well?! Mengisi kehidupan dengan hal-hal yang positif, bermanfaat dan bisa membahagiakan diri sendiri dan org lain? Tentunya di jalan Allah.

Hmmmmm.. Malam ini aku merenungkan tentang kekayaan terbesar yang diberi Allah tapi sering kita "lupa" bahwa itu adalah kekayaan, yaitu kesehatan.
Kenapa? Karena aku baru saja berbincang dengan seorang kerabat yang baru saja di vonis kanker payudara stadium 3. Dan hidupnya mungkin tidak akan lama lagi. Dia harus menjalani beberapa kali kemoterapi yang sangat menyakitkan dan kehilangan sebagian besar rambutnya. Aku hanya menatapnya dan mendengarkan semua ceritanya sampai selesai. I just couldn't say a thing. I just listened.
Hebatnya, dia begitu kuat dan semakin dekat dengan Allah. Tidak setitik air matapun yang tumpah. Dia juga mengakui bahwa pola hidup dan pola makannnya yang tidak baiklah penyebabnya. Junk food. Masyaallah :(
Dia bilang, sekarang dia sudah siap dipanggil kapanpun oleh Allah. Ada waktu dimana dia sudah tidak bisa menahan sakitnya sampai rasanya lebih baik cepat di panggil Allah.
Dia mengkhatamkan Al Quran. Sholat 5 waktu. Sholah sunnah. Meminta maaf kepada semua kerabat. Memberitahukan kepada semua kerabat bahwa dia menyayangi mereka semua.... Dan suaranya semakin bergetar. Tapi, tetap tidak ada setitik air matapun di pipi nya.

Banyak yang aku renungkan setelah aku pulang dari kediamannya.
Salah satunya, tentang betapa berharganya waktu dan kesehatan yang kita miliki sekarang.
Sudahkah aku mengisi waktu dan memanfaatkan energi ku untuk hal-hal yang positif di jalan Allah?
Seperti Sholat 5 Waktu yang tepat waktu. Sunnah dan baca Quran. Shodaqoh. Meminta maaf dan memaafkan. Memeluk dan mengatakan rasa sayangku kepada mereka yang aku sayang. Mengejar dan mewujudkan mimpi-mimpiku. Menjadi berguna. Menjadi bangga kepada diriku sendiri. Dan masiiih banyak lagiiii.. Sudahkah??
Oh ya Allah, jika hamba belum sempat bersyukur atas waktu dan kesehatan yang sudah Kau berikan secara cuma-cuma ini, hamba mohon maaf yaaaa. :(

Jadi ukhti, saudara-saudara ku, Insyaallah mulai dari sekarang yuukk kita mengisi waktu dan menggunakan energi kita untuk hal-hal yang positif. Merenungi setiap waktu yang sudah kita lalui. Pastikan kedepannya kita selalu di jalan Allah. Sehingga tidak ada penyesalan di ujung hari kita. Saling mengingatkan dan saling mendukung dalam kebaikan. Insyaallah khair :)

Love,
Mrs.Devi Yanuari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar