Dalam 1 bulan ini ada 2 kabar buruk yang meluluh lantakkan hatiku. Menangis, tentu saja. Selain berdoa dan memohon sama Allah, menangis adalah caraku menghadapi kabar buruk ini.
Setelah selesai menangis, entah kenapa aku tidak sehancur yang aku bayangkan. Ternyata aku tidak semenggila seperti yang aku bayangkan. Malah sudah tidak ada lagi air mata. Bukan karena kedua kabar buruk itu berubah menjadi baik, tapi mungkin karena mentalku sudah tidak selemah dulu. Kabar ini menamparku dan menghempaskanku ke kekecewaan dan kesedihan mendalam, tapi ternyata untungnya tidak mematikan otakku untuk berpikir rasional. Untuk menemukan solusi dan langkah-langkah yang harus aku lakukan setelah menangis.
Sebenarnya aku cukup kaget dengan begitu cepatnya aku "berkabung" dan segera memikirkan solusi . Mungkin, 1 tahun di tempa di tengah hutan dengan berbagai drama di dalamnya ini yang membuatku kuat. Membuatku lebih berpikir taktis dan tidak lama2 berpeluk pada kesedihan yang mendalam.
Yes, my heart broke. Really broke. But life must go on, right? Dunia tidak akan berhenti untuk menungguku bangkit dari ketidakberdayaanku akan kedua kabar itu. Dua kabar buruk ini bersifat rahasia dan personal, sampai sekarang belum 1 pun teman atau sahabat yang taw. Hanya suamiku dan keluarga inti saja yang tahu. Sekali lagi, aku begitu percaya sama Allah. Dan aku percaya, ini rencana Allah. Dan Allah akan memberikanku ending yang membahagiakan selama aku tidak berhenti berusaha. Syeeemangaaaatt :*
You'll read my idealism, my fashion line , my make up, my thoughts and my personal life. be insprire! :)
Jumat, 20 September 2013
2 Kabar Buruk yang Menghancurkan Hatiku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar