Aku
mencoba untuk menuliskan apa yang ada dalam benakku. Tapi, aku sering terlalu
takut untuk menuliskannya. Karena, sering Hal yg kupikirkan, rasakan Dan
ketahui bukanlah Hal yang baik untuk ditulis.
Aku
sering merasa takut melanggar etika. Takut menyakiti hati beberapa pihak. Aku
tahu bahwa dalam menulis atau dalam Hal apapun di dunia ini, akan sangat tidak
mungkin untuk dapat memuaskan semua pihak. Pasti akan ada hitam dalam putih,
pasti akan ada putih di dalam hitam. Itu sudah seperti hukum tak kasat mata
yang berlaku di bumi yang bundar ini.
Pernahkah
Kau merasakan ingin sekali menulis pendapatmu tapi kamu terlalu takut menyakiti
orang lain akan tulisanmu? Atau merasa bahwa tulisanmu adalah Hal yang luar
biasa untuk ditulis tapi seperti pisau bermata Dua yang dapat menyakiti
penulisnya.
Menulis
sama dengan berbicara. Keduanya, Jika sudah keluar dari wilayah berpikir kita,
itu bukanlah lagi sepenuhnya Hak kita. Tapi, sudah merupakan pertanggungjawaban
yang harus kita tanggung sampai habis masanya. Jika sudah menyadari Hal ini,
masihkah aku berani untuk berbicara dalam lisan maupun tulisan tanpa
memikirkannya masak-masak? Masihkan kamu berani?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar