Jumat, 05 Oktober 2012

Dibalik angka 24

Iwa baru saja memesan kaos juve, tim sepak bola kesayangannya. Seperti anak kecil, dia begitu senang saat kaos pesanannya itu datang. Saat latihan futsal, dia langsung memakainya, dan dengan senyum paling lebar di wajahnya dia bilang, "Gimana? Tampan kan aku??".. hahahaaaa.. tentu saja bun! You look awsome, and bahenol :p .. 

Yah, aku memang sudah lama tahu kalau Iwa begitu senang dengan Juve, sampai-sampai dia bisa begitu happy saat Juve menang, dan sebaliknya akan terlihat begitu kesal jika ada hal buruk yang terjadi pada Juve.. hahahaaaa.. Then I just try to understand his feeling and apreciate it.. :)
Aku yang tidak terlalu suka bola, sedikit banyak jadi mulai mengikuti perkembangannya juga. Karena, aku pastinya juga ikut menemani Iwa saat menonton bola, se-pagi apapun Juve tampil di TV. Kemudian mendengarkan setiap kehebatan Juve. Dan aku belajar untuk mengerti plus menghafalkan nama-nama pemain Juve, yah supaya aku bisa connect saat mendengarkan setiap ceritanya yang selalu diceritakannya dengan mata berbinar.. :D

Suatu ketika, Iwa bertanya kepadaku "kamu tahu kenapa aku selalu menggunakan angka 24 sebagai nomor punggungku, disetiap kaos futsalku?".. lalu dia melanjutkan, "Ini sebagai pengingatku, atas rasa syukurku, karena di tanggal 2 bulan ke-4 lhah akhirnya aku mendapatkan kesempatan untuk memulai hubungan denganmu".. hahahaaaaa :)) that's sweet. really.. Aku tidak menyangka dia begitu "memikirkannya". Dan kemudian aku mulai menyadari, bahwa baju-baju futsalnya sejak kuliah, memang bernomor punggung 24. Oh yes, he just loving me like I do in his own way.. 

Memang tidak harus melakukan hal-hal spektakuler seperti memindahkan gunung atau bahkan membawakan bulan ke pangkuan kekasihmu, namun "hanya" dengan hal-hal kecil yang tulus dan tidak dibuat-buat terkadang terasa lebih touchy dan bisa buat senyum-senyum sendiri saat mengingatnya lagi #blushing

*fyi, kami memulai berpacaran pada tanggal 2 April 2007.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar