Sabtu, 19 Januari 2013

Suci Utami Inspired me ^.^

Aku menjemput Teh Suci Utami untuk di antar ke atas panggung. dan kata pertama yang keluar di kepalaku saat pertama kali melihatnya adalah "mempesona"


Ini adalah kalung buatanku yang aku berikan kepada Suci Utami, then she said that it's CUTE!!! that's a simple apreciation, but somehow I really happy. When your creativity appreciated by someone else, it's... mmmm... fantastic! 

Suci Utami,  aku mendengar namanya saat rapat Hijabee Surabaya di Sutos untuk acara ulang tahun Hijabee Surabaya yang pertama, Semua orang di meja rapat itu begitu riuh saat memutuskan ingin mengundang Suci Utami ke dalam acara kami sebagai pembicara. Mungkin akulah satu-satunya di meja itu yang tidak tahu siapa itu Suci Utami.

Aku tipe orang yang tidak akan membiarkan diriku berlama-lama dalam ketidaktahuan, so, I asked them "Suci Utami itu siapa ya?" Sontak beberapa orang tertawa dan sebagian lagi memandang tidak percaya dan berkata, "HELLOOOOO!!! How come kamu g taw siapa itu Suci Utami?!?!?" hmmmm.. -.-a I really try so hard to remember and searching her name in my brain. Aku mencoba mengingat apakah dia adalah pemain film, pemain sinetron, penyanyi, atau semacamnya. And I dont have any idea.. haiiissshh.. aku bener-bener gak gaul.. -.-a

Sampai akhirnya I searched her name in google. Then I found her blog. I started to read. One by one post, slowly. 
Fyi, At that time, I'm not a blogger. Infact, blog tidak terlalu menarik untukku. 
I don't like read a blog. I don't like write a blog either (at that time)
But, because of read Suci Utami's blog, everything is changing.

...blog Suci Utami...
Aku menemukan kejujuran dalam setiap tulisannya. Tidak mengada-ada. Tidak menjadikan blog tempat mengeluh, sebaliknya dia membagi cerita hidupnya secara mengalir sekaligus penuh dengan 
pelajaran yang bisa di petik. 

Aku terus membaca..
Bagaimana seorang perempuan bisa menulis dengan begitu jujur? Begitu positif. Tanpa terlihat sebuah upaya untuk menggurui... That's... mmmm.. inspired me..

After married, I decide to start to write, in blog. Like Suci Utami, I try to write as honest as possible. Dan aku ingin menulis hal-hal yang positif, sehingga dapat memberikan dampak baik bagi setiap orang yang membacanya, seperti Suci Utami yang memberi dampak positif terhadap caraku berpikir.

Sekarang sudah terhitung 3 bulan aku menulis di blog pribadiku ini. And I enjoy it.. 

Dan hal kedua tentang Suci Utami yang menginspirasiku selain menulis adalah "seorang istri yang menjadi enterpreneur".. aku pernah membaca hasil wawancara Suci Utami dalam sebuah media online yang intinya adalah dia lebih ingin memiliki karyawan dibanding menjadi karyawan orang lain. Dia ingin memakai ilmunya dibangku kuliah untuk menciptakan lapangan pekerjaan... 
Yes,kata-kata ini seperti "suplemen" untukku yang sedang membangun mimpi untuk menjadi seorang pengusaha wanita yang seutuhnya, yang dapat memberi manfaat bagi sebanyak-banyaknya orang di sekitarku... 

Suci Utami and her story of life were inspired me.. 
Menginpirasiku bahwa seorang wanita berhijab yang sudah menikah dan memilih untuk membangun bisnis adalah hal yang BISA untuk dicapai..
Mengingatkanku bahwa pernikahan bukan akhir dari sebuah mimpi dan cita-cita.
Mengingatkanku bahwa pernikahan membuka pintu rejeki.
Membuktikan padaku (sekali lagi) bahwa Hijab bukanlah halangan untuk berprestasi.. #believe

Loving you Suci Utami, Pelukan sayang for your Adorable Kenza.. cups :*
hmmm.. kalo mau ngomongin Suci Utami dalam 1 posting-an mah bisa habis koran 2 eksemplar..
So, for now cukup sekian postinganku tentang teh Suci.. Takut nanti daleman ninjanya g cukup lagi dipake dikepala.. hahahaaa :))
Hope someday we'll meet and have a beautiful chit chat.. :)
Dan semoga tar kalo ketemu g sekedar untuk ngejemput ke atas panggung yaaa.. hahahaaa..

with Love,
Mrs.deviyanuari

2 komentar:

  1. saya juga belum pernah dengan suci utami. tapi lewat blog mbak saya bisa tau, terima kasih :)
    salam kenal ya mbak :)

    BalasHapus
  2. Salam kenal juga mbak :)
    Insyaallah tulisan-tulisan Suci Utami bisa juga menginspiasi mbak Rakyan :D

    BalasHapus