Pernah g kamu menceritakan apa yang sedang terjadi pada hidupmu dan apa yang kamu rasakan tentang hal itu, tapi orang yang kamu percayai untuk mendengarkan kisahmu itu malah menghakimi dan mengecilkan masalahmu??
Aku pernah mengalaminya, dan rasanya campur aduk. Kecewa, marah, malu, merasa salah pilih teman curhat dan sedih.
Kecewa karena saat kita ingin mencurahkan isi hati kita tentang masalah yang sedang kita hadapi, ternyata si "pendengar" hanya "mendengar" tidak berusaha memahami.
Marah karena pendengar seolah "mengecilkan" masalah yang sedang kita hadapi. Walaupun mungkin si pendengar tidak bermaksud demikian, namun komentar dan tanggapan yang diberikan membuatnya demikian.
Merasa salah pilih teman curhat terjadi saat sudah terlanjur secara gamblang mencurahkan semua isi hati. Semacam timbul sebuah penyesalan "harusnya bukan dia yang aku hubungi".
Sedih... Karena, saat kita sedang dalam sebuah masalah dan butuh seseorang untuk di ajak bicara kita sudah begitu yakin bahwa teman yang sudah kita pilih sebagai pendengar adalah orang yang tepat dan terpercaya. Namun, saat ternyata kenyataan terjadi sebaliknya, tidak ada empati, ya jadinya sedih.
Yah.. Saat kita bisa blak2an tentang masalah kita dengan seseorang, itu karena kita sudah merasa yakin bahwa orang ini adalah orang yang tepat untuk dipercaya.
Dan saat kita butuh teman untuk berkeluh kesah, seringkali bukan untuk digurui, tapi hanya sebuah kepuasaan di dengarkan. Seolah rasa kesal dan sedih dalam dada itu hilang seiring dengan keluarnya setiap kata curhat kepada orang terpercaya..
Tapi.. Aku rasa ada satu hal yang aku mulai pahami dengan sebuah kalimat "Jangan pernah berharap pada manusia karena yang kamu dapat adalah kekecewaan, BERHARAPLAH HANYA PADA ALLAH"
Yaaaahh.. Mungkin memang kalimat itu benar.. Dan mungkin, aku akan mulai membiasakan untuk curhat masalah pribadi hanya sama Allah. Karena, kalo sama manusia, yang di dapat kalau tidak sesuai ekspektasi ya itu, kekecewaan.
Dan.. Kalo emang bener2 pengen cerita sama manusia, pastikan 2-3 kali, atau bahkan ratusan kali sebelum curhat yaaa..
Kalo salah pilih orang untuk curhat, bukannya jadi enteng rasa hati ini, malah jadi tambah sedih.. Haiiisshh..
With love,
Mrs.Devi Yanuari